Jumat, 11 Oktober 2013

Rifle Reports: A Story of Indonesia Independence


Judul: Rifle Reports
A Story of Indonesian Independence
Penulis: Mary Margaret Steedly
Hardcover, 414 halaman
ISBN: 9780520274860
Terbit May 2013

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya dari penjajahan Belanda . Lima tahun kemudian , Republik Indonesia diakui sebagai negara kesatuan , berdaulat . Periode di antara adalah waktu aspirasi , mobilisasi , dan kekerasan , di mana nasionalis berjuang untuk mengusir Belanda sementara juga mencoba untuk datang untuk mengatasi dengan arti " kemerdekaan. " Laporan Rifle merupakan sejarah etnografi ini waktu yang luar biasa seperti itu dialami di pinggiran bangsa Batak Karo desa di dataran tinggi pedesaan Sumatera Utara . Berdasarkan wawancara ekstensif dan percakapan dengan veteran Karo , Laporan Rifle merajut kenangan pribadi dan keluarga , lagu dan cerita , memoar dan sejarah lokal , foto, dan monumen , untuk melacak cara beragam kusut dan mungkin tidak sepenuhnya dipahami bahwa perempuan dan laki-laki Karo berkontribusi pendirian bangsa Indonesia . Rute mereka mengikuti yang berbeda , sulit, kadang-kadang goyah , dan jarang jelas, tetapi mereka jelas ditandai dengan tanda-tanda gender. Ini studi historis inovatif nasionalisme dan dekolonisasi adalah eksplorasi antropologis dari gendering pengalaman perang , serta penyelidikan ke dalam pekerjaan mendongeng sebagai praktek memori dan genre etnografi.


Sumber: http://www.ucpress.edu/book.php?isbn=9780520274860

Kamis, 10 Oktober 2013

Breath Becomes the Wind: Old and New in Karo Religion

Siapa Karo itu? Mereka adalah orang-orang dari dataran tinggi Sumatera Utara. Dari beberapa masa kehidupan mereka telah mengalami penjajahan Belanda, invasi oleh Jepang, revolusi, dan munculnya Republik modern Indonesia. Dalam penelitian ini agama Karo, Simon Rae menunjukkan bagaimana ia telah mengungkapkan identitas Karo, bagaimana orang-orang telah merespon perubahan, dan seberapa dekat ikatan yang mengikat mereka ke tanah mereka.
Penulis: Simon Rae
 
ISBN-13: 9780908569618

Nande Kang Maka Nande


Sebuah kumpulan cerita pendek dari Pdt DR G.Y.S Meliala yang dijilid menjadi sebuah buku kecil. Ada delapan cerpen yang ditulis dalam bahasa Karo ini, yakni:
1. Nande Kang Nge Maka Nande
2. Bibi Pe Ikut Ndameken
3. Lagu Dangdut ras Duri Ikan
4. Biangna Pe Jadi Kristen
5. Tangke Jambe Ras Takal Manuk Jadi Saksi
6. Medan Jadi Kota Tarigan
7. Nimai Musim Durin Erbuah
8. Ikur Menci Asa Buah Cimen

Penerbit : Ulih Saber, Medan
Penulis : Pdt DR G.Y.S Meliala
Tahun : 1995
Halaman : 56

Selasa, 13 Agustus 2013

Sedjarah Batak Karo: Seboeah Soembangan


Johann Heinrich Neumann (J.H. Neumann) salah seorang missionaris Belanda yang banyak menulis tentang Karo, baik dalam jurnal-jurnal maupun buku, salah satunya adalah Sedjarah Batak Karo Seboeah Soembangan dirilis Balai Pustaka bertahun 1926, dan sudah ditulis ulang beberapa kali. Buku ini mencoba merunut asal usul merga-merga suku Karo berdasarkan folklore masa-masa tugasnya. Ia menghabiskan hidupnya di Karo, hingga sampai wafat tahun 1949, namanya diabadikan di sebuah perguruan tinggi yang dikelola GBKP. Selain buku ia juga menulis kamus Karo-Belanda di masa-masa tugasnya di dataran tinggi Karo.

Untuk mendownload buku sejarah Batak Karo sebuah sumbangan J.H. Neumann, klik   disini: http://opac.pnri.go.id/uploadedfile/manuskrip/b%203401%20no%2012/index.html

Minggu, 28 Oktober 2012

Era Pentakostalisme

Edi Suranta Ginting, MTh banyak menulis buku mengenai kontekstual iman kristen, perkembangan kekristenan serta berbagai dogma-dogma ajaran kristen. Sebagai hamba Tuhan di Gereja Injili  Karo Indonesia, tulisannya sedikit banyaknya dipengaruhi oleh pengalamannya menjadi pengajar di Institut Alkitab Tiranus di Bandung.

Era Pentakostalisme salah satu buku yang mengurai mengenai era dalam kekristenan yang dibagi ke dalam beberapa mazhab, yakni: Era Bapa Rasuli, Era Nestorianisme, Era Pietisme, dan yang terakhir disebut sebagai Era Pentakostalisme. Era Pentakostalisme merupakan gerakan yang dimotori dari aliran kharismatik yang berkembang pesat di seluruh dunia, dimana menurutnya era ini cukup   menonjol kalaupun tidak dibilang dominan dalam perkembangannya termasuk di Indonesia. Sekalipun Injili merupakan bagian dari gereja Kharismatik, di bagian penutup penulis menyebutkan agak terlalu dini menyebut sekarang ini sebagai era Pentakostalisme. Keraguan ini, juga dibarengi kurangnya data-data aktual mengenai data perkembangan gerakan Pentakosta terutama di Indonesia, karena minim sekali sajian angka statistik sebagai penguat. 

Judul : Era Pentakostalisme
Penerbit : Terang Hidup
ISBN : 979-263598-X
Penulis: Edi Suranta Ginting, MTh
Halaman : 149
Cetakan  Pertama (2012)

Rabu, 22 Agustus 2012

Karo dari Zaman ke Zaman

Buku Karo dari Zaman ke Zaman tergolong lengkap di zamannya, ditulis oleh seorang jurnalis bernama Brahma Putro (K.S. Brahmana) di tahun 1995. Buku ini menguraikan berbagai sejarah tentang Karo khususnya mengenai kerajaan Haru, sejak awal mula hingga tahun 1539. Hal lain juga disinggung seperti sejarah merga Sembiring dan berbagai hal mengenai Karo masa lalu. 

Judul: Karo dari Zaman ke Zaman
Penulis: Brahma Putro
Halaman: 123
Penerbit : CV Ulih Saber, Medan
Tahun 1995

Link: http://www.scribd.com/doc/101813556/SEJARAH-KARO-DARI-ZAMAN-KE-ZAMAN-JILID-I

Jumat, 13 Juli 2012

Sejarah dan Kebudayaan Karo

Darwan dan Darwin adalah dua orang Karo bersaudara, sementara Prinst merupakan singkatan dari Peranginangin Sukatendel. Mereka tergolong cukup produktif menulis buku-buku tentang Karo, dimana karya terakhir Darwin Prinst adalah Kamus Besar Bahasa Karo. Sejarah dan Kebudayaan Karo merupakan kolaborasi antara Sarjana Hukum ini, namun sayang karya mereka sulit dicari sekarang.
Judul Buku:

Thn Terbit:

Sejarah dan Kebudayaan Karo

1984
Bahasa:Indonesia
ISBN:am113812w
Cover:Soft Cover
Kondisi:Bekas(Cukup)
Halaman:251
Berat Buku:240.00 (gram)
Dimensi(LxP):20,5X14,5

Senin, 28 Mei 2012

Pa Gasing ras Pa Belo



Buku kecil ini memuat tulisan 80 buah 'cakap jambur' dari majalah Maranatha yang dikumpulkan menjadi satu buku. Tulisan diperuntukkan menambah iman para pembaca dari segi iman kristiani. Pa Gasing dan Pa Belo merupakan rubrik teratur yang dimuat di Majalah Maranatha hingga tahun 2000-an yang ditulis oleh Pdt. DR. G.Y.S Meliala


Penerbit: Abdi Karya, Kabanjahe
Penulis: Pdt DR G.Y.S Meliala
Tahun : 2001
Halaman : 109

Rabu, 14 Desember 2011

Mengenal Suku Karo

Roberto Bangun (Alm) salah seorang tokoh masyarakat Karo pernah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dari Golkar. Selain aktif menulis buku dan  di berbagai media beliau juga mengelola sekolah SMP, SMU Bangun yang berada di bilangan Jakarta Utara. Buku Mengenal Suku Karo merupakaan kumpulan beberapa tulisan dan tartikel yang dirangkum menjadi buku mengenai suku Karo, dimana satu benang merah dari buku ini menyatakan bahwa suku Karo bukan Batak.

Tebal     : 255 halaman





Sumpah Karolina

Jika jantung ini sesaat tanpa detak
Bukan karena ragaku sekarat
Sorot tajam mata elangmu
Betapa mengalahkan hujaman sipiso-piso
Pada kerasnya karang hatiku
Jika hujan panas dan topan
Mampu melapukkan kokohnya si waluh jabu
Namun anyaman cinta yang tersulam perlahan
Tak akan rentan oleh kejamnya jaman
Seperti sumpah yang terucap
Agar diri jauh dari la eradat
Dan diantara dogma yang tergenggam erat
Rengkuhanmu adalah hidupku sepanjang hayat


(Dewi Maharani)

SUMPAH KAROLINA
Penerbit: Gallery Ilmu

Klasifikasi: Novel
Berdasar skenario “ Oh. Impal…” karya Agung Waskito & El Manik, dinovelkan oleh Dewi Maharani.

“Satu hal yang harus kam ingat, aku ini orang Karo, dan aku beru Ginting!! Aku tak akan pernah melanggar sumpahku pada Ibu kandungku sendiri !!”
Meskipun sangat tidak setuju dan ingin sekali mengutarakan kebenaran, Karolina terpaksa harus bungkam. Kebenaran akhirnya memang terungkap. Nande , Ibunya, yang dianggap la eradat (tidak tahu adat), ternyata adalah seorang wanita mulia. Bagi masyarakat Karo, la eradat adalah sebutan untuk orang yang hina dan rendah.
 “Sumpah anak pada ibunya itu sakral. Ibaratnya, anak itu pemimpin, dan rakyat adalah ibu pertiwi; sumpah pemimpin pada rakyatnya harus dijunjung tinggi. Seandainya semua pejabat dan pemimpin di negeri ini menjunjung tinggi sumpah jabatannya, seperti sumpah Karolina pada ibunya, niscaya negeri ini akan makmur sentosa!”.

Selasa, 28 September 2010

Biografi Derom Bangun

Buku tentang biografi Derom Bangun baru saja dirilis toko Buku Gramedia berjudul Derom Bangun, Memoar "Duta Besar" Sawit Indonesia. Beberapa hari lalu muncul di advertorial harian Kompas. Derom Bangun seorang yang sudah malang melintang di dunia persawitan. Ketika CPO eksport dari Indonesia ditolak oleh Eropa, ia turun tangan dan akhirnya 'aman'. Mantan Ketua Gabungan Pengusaha  Kelapa Sawit Indonesia terakhir ditunjuk menjadi External Advisory Group oleh Bank Dunia. Setelah meraih gelar Ir dari ITB karirnya di mulai pada PT Socfindo, perkebunan sawit di Medan. Pria kelahiran desa Payung, Karo 16 Juni 1940 ini dikenal aktif dalam berbagai organisasi. Pernah menjabat wakil ketua  Kadin Sumut, Ketua PII Sumut 1996, dll. Seerta telah menyelesaikan pendidikan Manajemen pada MIT Cambridge USA. Ketika karirnya di Socfindo sebagai penasehat  Direksi, ia memilih pensiun dan medirikan perusahaan sendiri dengan nama PT Kinar Lapiga yang mengelola perkebunan sawit di Kec Salapian Kab Langkat serta pabrik pengolahannya sekaligus. Disamping itu beliau juga tercatat sebagai pimpinan PT Konsultan Tri Upaya.

Menikah dengan Dra Jendamita Br Sembiring dan dikarunia tiga orang anak. Tinggal di Jl Majapahit 28/136 Medan dan berkantor di Jl Merbabu No 34 B Medan. Pria yang aktif juga di kegiatan kerohanian ini biasa bergereja di jemaat GBKP Polonia ini memberikan pesan kepada orang muda: "Baurkan diri Anda dengan pemuda-pemudi dari suku lain agar merasa diri Anda sebagai Pemuda Indonesia dan akan diterima orang lain  sebagai pemuda Indonesia. Serta, tunjukkan kesediaan  berkorban lebih dahulu sebelum menarik hasil".

Senin, 30 Agustus 2010

The Early Years Of A Dutch Colonial Mission - The Karo Field

Rita Smith Kipp antropolog yang banyak mencurahkan perhatiannya di Karo. The Eraly Years Of A Dutch Colonial Mission adalah buku yang menguraikan penelitiannya di Karo pada masa-masa awal kolonial masuk di Suamtera Timur. Dataran tinggi Karo merupakan daerah perluasan yang diracanakan untuk kebun tembakau, setidaknya untuk membendung pengaruh Aceh di wilayah koloni perusaan perkebunan. Buku ini mendeskripsikan rentetan peristiwa perkebebunan tembakau yang dijuluki 'The Land of Dollars', juga menelusuri jejak-jejak missionaris seperti: Hendrik Kruyt, J.H Neumann, Jan Wijngaarden, Dina W. Guittard, Mein Joustra dst, yang memiliki peran besar merekrut Kristen Karo mula-mula.

Judul : The Early Years Of The Dutch Colonial Mission - The Karo Field
Penulis: Rita Smith Kipp
Penerbit : The University of Michigan, 1990
Halaman: 247
ISBN: 0-472-10176-5

Sabtu, 17 Juli 2010

Hanging Without a Rope

Buku antropologi tentang  Karo ditulis Mary Margareth Steedly seorang Guru Besar dari Princenton University, US. Buku ini mendeskripsikan masyarakat di dataran tinggi Karo mulai sejak pra kolonial, masa penjajahan dan setelah kemerdekaan. Berbagai aspek kehidupan disorot, seperti organisasi sosial, kepercayaan, sistem pasar/perdagangan yang masih barter. Penduduk membawa hasil bumi dari dataran tinggi ke dataran rendah (Medan) menempuh jalan setapak selama 6 hari dan menukarnya dengan garam, senapan, linen, dll. Mereka dikenal dengan sebutan Perlanja Sira. Para missionaris mulai memperkenalkan sistem pendidikan kepada penduduk di sana dengan mengajarkan baca tulis dan berhitung.


Judul : Hanging Without a Rope (Nggantung La Ertinali)
- Narrative Expeience in Colonial and Postcolonial Karoland -
Penulis: Mary Margaret Steedly
Penerbit: Princenton University Press, New Jersey
Tahun: 1993

Dissociated Identities

Rita Smith Kipp banyak meneliti dan menulis tentang Karo. Profesor dari University of Machigan, US ini, selain menulis buku Dissociated Identities juga menulis buku The Early Years of a Dutch Collonial Mission - The Karo Field. Bersama suaminya Richard Kipp yang juga seorang antropolog, menulis tentang perkembangan masyarakat Karo mula-mula. Dalam penelitiannya tentang Karo banyak dibantu oleh Amin Ridwan, Payung Bangun, Pdt. A Ginting Suka, dll. Dalam buku The Early Years of a Dutch Colonial, ia banyak menulis tentang sejarah penginjilan kepada masyarakat Karo dari Netherlands Zendeling Genootschap. Pada satu bagian ia menulis, bahwa penginjilan kepada Karo guna memperlunak perlawanan orang Karo kepada kolonial, di perusahaan tembakau. Buah penginjilaan itu adalah GBKP yang dahulu dikenal dengan Gereja Kristen Karo.

Judul : Dissociated Identities - Ethnicity, Religion, and Class in an Indonesian Society
Penulis: Rita Smith Kipp
Penerbit: University of Machigan Press, 1996

Rabu, 14 Juli 2010

Pertemuan Adat dan Injil

Buku Perjumpaan Adat Karo dan Injil karya Ev. Adil Sinulingga, SH, MA merupakan kritik tajam terhadap hal-hal berbau adat dalam kehidupan bergereja. Uis gara, uis dagangen dan berbagai hal tentang menyangkut budaya ditolak secara tegas dengan mengutip ayat-ayat dari firman Tuhan. Secara tidak langsung merupakan kritikan kepada warga jemaat GBKP, meskipun si penulis mengaku dahulunya adalah warga jemaat GBKP.

Judul: Perjumpaan Adat Karo dan Injil
Penulis: Ev. Adil Sinulingga, SH, MA

Benarkah Yesus Juru Selamat?

Elisa B Surbakti adalah seorang penulis produktif. Buku karyanya banyak mengenai  konseling dan teologi menyangkut relationship, keluarga dan sebagainya.  Selain BPK Gunung Mulia, buku-bukunya banya beredar hasil terbitan Gramedia group. Benarkah Yesus Juru Selamat Universal merupakan tulisan yang ditujukan kepada umat Kristiani yang 'menggugat'soal iman Kristen yang universal yang mengutip ayat-ayat dari Bibel.

Mendengar Suara Tuhan

Buku Mendengar Suara Tuhan adalah karya seorang penatua yang telah menempuh pendidikan di sebuah miniestries. Isi buku bercerita tentang kesaksian pribadi yang sarat dengan muzijat dari Tuhan, dan mengutip banyak ayat-ayat pendukung. Ibu Jendamita Sembiring juga pendiri rumah doa, Solagratia di Durin Simbelang - Sumatera Utara.  Buku ini diterbitkan oleh BPK Gunung Mulia Jakarta.

Jumat, 15 Januari 2010

Cerita Rakyat Karo



Cerita Rakyat Karo merupakan sebuah buku kumpulan dongeng yang ditulis oleh Z. Pangaduan Lubis, berisi delapan buah cerita pendek yang diangkat dari cerita rakyat Karo. Masing-masing berjudul:
1. Tuan Bagunda Raja dan Manuk Nanggur Dawa
2. Asal Mula Padi
3. Si Jinaka
4. Guru Diden
5. Putri Ginting Pase
6. Dua Orang Pencuri
7. Si Aji Bonar dan
8. Guru Kandibata

Penerbit : Grasindo
Percetakan : Gramedia
Penulis : Z. Pangaduan Lubis
Tahun : Cetakan ke 2 Maret 1998
Halaman : 46
ISBN : 979-669-041-1

Majalah Simaka


Simaka adalah singkatan 'Komunikasi Masyarakat Karo' awalnya terbit di tahun 90-an di Kabanjahe dalam bentuk tabloid. Merupakan satu-satunya media Karo yang beredar luas di komunitas Karo terutama Sumatera Utara. Didirikan oleh keluarga Torong yang kini bermarkas di Tanjung Priok, Jakarta. Koran Simaka cukup dikenal sehingga ada lagu yang berjudul 'kuidah gambarndu ibas koran Simaka. Terbit sebulan sekali, meski kadang kurang teratur.

Penerbit : Yayasan Karya Mandiri
Tahun : 1990-an
Halaman: 68
Kontak: simakana@yahoo.co.id

Kamis, 14 Januari 2010

Tabloid Sora Mido


Sora Mido merupakan media Karo yang paling lama bertahan hidup di ibu kota Jakarta. Awalnya beredar di pertengahan 1990-an, masih terbit hingga saat ini meski pernah berhenti beberapa kali. Beritanya seputar masyarakat Karo di ibu kota maupun di daerah Sumatera Utara. Terbit sebulan sekali, yang bermarkas di Jl Jatiwaringin, Pondok Gede. GBR: Dua Pria Berkumis, Gubernur DKI Fauzi Bowo dan Ketua DPD HMKI Sumut Dr. Supredo Sembiring dalam suatu acara di Senayan

Penerbit : Pustaka Sora Mido
ISSN : 0853-2109
Halaman : 12
Dicetak : Kesaint Blanc
Kontak: tabloidsoramido@yahoo.co.id

Rifle Reports: A Story of Indonesia Independence

Judul: Rifle Reports A Story of Indonesian Independence Penulis: Mary Margaret Steedly Hardcover, 414 halaman ISBN: 9780520274860 Te...